FATWA ULAMA SEKTE WAHABI.
.
.
>>> SHALIH AL-FAUZAN <<<
,
※ Shalih Al-Fauzan menyatakan bahwa Hadits yang Menyatakan: "Allah itu duduk bersama Nabi Muhammad di Arsy itu SHAHIH, Meskipun sulit untuk difikirkan.
Artinya ia setuju dengan Aqidah yang menafsirkan ISTAWA dengan JALASA (duduk).
,
■ Mari kita Lihat didalam:
- Kitab Ta'liq Al-Mukhtashar 'Ala Qashidah An-Nuuniyyah.
- Halaman 453,
,
Ketika Menta'liq Qasidah Ibnul Qayyim, Shalih Al-Fauzan Mengatakan :
,
"Sesungguhnya Allah mendudukkan Muhammad bersama di atas Arsy....
INI ADALAH HADIST SHAHIH,
WALAUPUN SULIT UNTUK DIFIKIRKAN SIFAT DUDUKNYA,
MAKA TIDAKLAH MENGAPA.
,
※ MARI KITA LIHAT PERKATAAN SHALIH AL-FAUZAN DIDALAM KITAB YANG LAIN.
,
- Kitab: Qudum Kitab Al-Jihad.
- Karya: Abdul Aziz Ar-Rajihi.
- Ta'liq: Shalih Al-Fauzan.
- Halaman: 101.
,
" Ar-Rahman beristiwa di atas Arsy "
Apakah beristiwa itu bukan bermakna Duduk ??
Tidaklah Ieristiwa melainkan Duduk.
INI UCAPAN (istiwa adalah bermakna duduk) ADALAH SHAHIH,
TIDAK ADA DEBU SEDIKITPUN (sangat jelas) ".
,
Dalam kitab tsb, Abdul Aziz dan Shalih Al-Fauzan,
Sepakat bahwa ISTIWA itu bermakna DUDUK.
,
※ TAPI...!!
SEKALI LAGI, TAPI...........
DIDALAM KITAB YANG LAIN LAGI....
,
● Kitab: Lum'ah Al-I'tiqad.
● Halaman: 315.
,
" Apakah Istawa bermakna Jalasa / Duduk itu Termasuk Takwil..???!!!?
◎ SHALIH AL-FAUZAN Berkata:
INI BATHIL...!!!, TIDAK ADA SAMA SEKALI RIWAYAT YANG MENAFSIRKAN ISTAWA DENGAN JALASA (duduk) DAN KAMI TIDAK MENETAPKAN SESUATU PUN TENTANG ISTAWA".
,
(Bukti Scan kitab..!!)
,
~ PENULIS:
Shalih Al-Fauzan yang diawal mengakui ISTAWA dengan Makna JALASA (DUDUK),
Tapi di kitabnya yang lain justru dia mengatakan ISTIWA dengan JULUS (DUDUK) adalah BATHIL.
Subhanallah...!!
,
Bagaimana bisa Seorang Ulama yang Amat dibanggakan oleh Penganut Sekte Wahabi ini, Bisa Berdusta dan Plin- Plan...???!!!
,
Apakah Ibn Fauzan ini ketika berfatwa atau berpendapat lagi Lapar atau sedang Galau.????
,
◎ Sekarang yang jadi bahan Pemikiran kami.....
Jika Ulamanya saja seperti ini....
Terus Pengikutnya Seperti Apaaaaaa...???!!!
,
#Mikiiirrr..!!
,
※ Shalih Al-Fauzan menyatakan bahwa Hadits yang Menyatakan: "Allah itu duduk bersama Nabi Muhammad di Arsy itu SHAHIH, Meskipun sulit untuk difikirkan.
Artinya ia setuju dengan Aqidah yang menafsirkan ISTAWA dengan JALASA (duduk).
,
■ Mari kita Lihat didalam:
- Kitab Ta'liq Al-Mukhtashar 'Ala Qashidah An-Nuuniyyah.
- Halaman 453,
,
Ketika Menta'liq Qasidah Ibnul Qayyim, Shalih Al-Fauzan Mengatakan :
,
"Sesungguhnya Allah mendudukkan Muhammad bersama di atas Arsy....
INI ADALAH HADIST SHAHIH,
WALAUPUN SULIT UNTUK DIFIKIRKAN SIFAT DUDUKNYA,
MAKA TIDAKLAH MENGAPA.
,
※ MARI KITA LIHAT PERKATAAN SHALIH AL-FAUZAN DIDALAM KITAB YANG LAIN.
,
- Kitab: Qudum Kitab Al-Jihad.
- Karya: Abdul Aziz Ar-Rajihi.
- Ta'liq: Shalih Al-Fauzan.
- Halaman: 101.
,
" Ar-Rahman beristiwa di atas Arsy "
Apakah beristiwa itu bukan bermakna Duduk ??
Tidaklah Ieristiwa melainkan Duduk.
INI UCAPAN (istiwa adalah bermakna duduk) ADALAH SHAHIH,
TIDAK ADA DEBU SEDIKITPUN (sangat jelas) ".
,
Dalam kitab tsb, Abdul Aziz dan Shalih Al-Fauzan,
Sepakat bahwa ISTIWA itu bermakna DUDUK.
,
※ TAPI...!!
SEKALI LAGI, TAPI...........
DIDALAM KITAB YANG LAIN LAGI....
,
● Kitab: Lum'ah Al-I'tiqad.
● Halaman: 315.
,
" Apakah Istawa bermakna Jalasa / Duduk itu Termasuk Takwil..???!!!?
◎ SHALIH AL-FAUZAN Berkata:
INI BATHIL...!!!, TIDAK ADA SAMA SEKALI RIWAYAT YANG MENAFSIRKAN ISTAWA DENGAN JALASA (duduk) DAN KAMI TIDAK MENETAPKAN SESUATU PUN TENTANG ISTAWA".
,
(Bukti Scan kitab..!!)
,
~ PENULIS:
Shalih Al-Fauzan yang diawal mengakui ISTAWA dengan Makna JALASA (DUDUK),
Tapi di kitabnya yang lain justru dia mengatakan ISTIWA dengan JULUS (DUDUK) adalah BATHIL.
Subhanallah...!!
,
Bagaimana bisa Seorang Ulama yang Amat dibanggakan oleh Penganut Sekte Wahabi ini, Bisa Berdusta dan Plin- Plan...???!!!
,
Apakah Ibn Fauzan ini ketika berfatwa atau berpendapat lagi Lapar atau sedang Galau.????
,
◎ Sekarang yang jadi bahan Pemikiran kami.....
Jika Ulamanya saja seperti ini....
Terus Pengikutnya Seperti Apaaaaaa...???!!!
,
#Mikiiirrr..!!






0 komentar